Terpantau CCTV, Tiga Warga Ukraina Mendaki Gunung Merbabu Tanpa Izin


Sebanyak tiga warga negara Ukraina melakukan pendakian di Gunung Merbabu via jalur Selo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah tanpa izin.

Sebab, jalur pendakian Gunung Merbabu via Selo sampai dengan saat ini masih ditutup.

Kepala Balai Taman Nasional Gunung Merbabu (BTNGMb) Junita Parjanti mengatakan, mereka melakukan pendakian pada Sabtu (4/12/2021) sekitar pukul 05.00 WIB.

Kedatangan mereka di jalur Selo terpantau dari kamera CCTV. Ketiganya tiba di Selo dengan menggunakan dua unit sepeda motor dari arah Semarang.

Mereka melakukan pendakian Gunung Merbabu tanpa membawa bekal yang pada umumnya dibawa para pendaki.

“Mereka datang bertiga memarkir dua sepeda motor. Pada saat itu kantor memang belum buka. Setelah pukul 06.30 WIB teman piket kaget ada dua sepeda motor pelatnya H.

Kemudian dicek CCTV ada tiga orang,” kata Junita dikonfirmasi Kompas.com, Minggu (5/12/2021). Junita menyebutkan, ketiga pendaki asal Ukraina semuanya laki-laki, masing-masing berusia 37 tahun, 31 tahun, dan 60 tahun.

Mereka sampai di puncak gunung sekitar pukul 10.30 WIB dan juga sempat berfoto-foto dengan pendaki yang naik dari jalur lain.

Salah satu pendaki sempat hilang

Junita mengatakan, salah satu Warga Ukraina yang ikut mendaki ketika itu sempat hilang saat turun dari puncak.

“Pada di HM 25 ada kejadian pendaki umur 60 tahun terpeleset.Tapi masih berusaha untuk turun. Karena jalannya pelan-pelan, (2 pendaki) yang lain mendahului dan ditinggal. Sampai di HM 22 ditunggu 40 menit tidak datang-datang.Keduanya kembali mencari orang itu sudah tidak ada,” kata dia.

Karena dicari temannya sudah tidak ada, kata Junita, kedua pendaki Ukraina turun ke basecamp pandakian Selo untuk meminta pertolongan.

Keduanya kemudian sampai di basecamp Selo sekitar pukul 17.00 WIB.

“Kita¬†(BTNGMb) langsung ke Polsek Selo. Kemudian pukul 20.00 WIB kita mengirim dua kru SAR relawan naik sampai pukul 10.00 WIB. Tapi tidak ketemu di lokasi awal. Kemudian menyisir ke blok Tulangan di situ kita membuat sekat bakar. Dia (pendaki yang hilang) ditemukan dalam kondisi kedinginan di belakang semak-semak dalam keadaan selamat,” tutur dia.

Para relawan membawa pendaki itu turun pada Minggu (5/12/2021) sekitar pukul 00.00 WIB.

“Ini sekarang sedang berproses di kantor polisi. Karena WNA ranahnya sudah kepolisian,” kata Junita.

Jalur pendakian di Merbabu yang ditutup

Lebih lanjut, Junita mengatakan, jalur pendakian Selo masih ditutup.

Selain Selo, jalur pendakian Gunung Merbabu yang masih ditutup untuk pendaki yaitu Wekas, dan Cuntel.

Karena itu, pihaknya meminta masyarakat atau pendaki untuk tidak melakukan pendakian melalui jalur tersebut.

“Jalur yang dibuka hanya Suwanting dan Tekhelan. Semua pendakian ada di Merbabu sudah melakukan pendaftaran secara booking online, jadi sudah terdata,” ungkap Junita.

SUMBER :Kompas.com

Comments are closed.