Beberapa Perampokan di Warteg yang Bikin Heboh, Mayoritas Terekam CCTV


Kasus perampokan bisa terjadi di mana dan kapan saja. Pelaku perampokan kerap menggunakan senjata tajam guna mengancam korban.

Tidak hanya menyasar rumah dan mini market, pelaku perampokan juga menyambangi warteg sebagai sasarannya. Berikut kasus perampokan yang terjadi di warteg.

Oktober 2021

Aksi perampokan terjadi di Warteg Kharisma Bahari, Jl Inspeksi Kalimalang, Duren Sawit, Jakarta Timur. Aksi tersebut terekam CCTV dan viral di media sosial. Dalam video tersebut terlihat pelaku menggunakan senjata tajam dan menodongkannya ke korban.

Diketahui pelaku berjumlah tiga orang. Pelaku berhasil mengambil uang Rp8,5 juta, satu handphone, kalung emas 10 gram. Saat ini, pihak kepolisian masih mengumpulkan bukti guna menangkap pelaku.

Agustus 2021

Kelompok bersenjata tajam menyatroni warteg di Cipondoh, Kota Tangerang. Aksinya terekam CCTV dan viral. Pelaku datang dengan mengendarai sepeda motor.

Setelah berhenti di depan warteg, salah satu pelaku membawa celurit masuk ke warteg dan mengambil sejumlah benda berharga. Pelaku berhasil mengambil handphone penjaga warteg.

Februari 2020

Aksi perampokan terjadi sebuah warteg di Jalan Kyai Tapa, Tanjun Duren, Jakarta Barat. Aksi ini terekam CCTV dan viral di media sosial.

Dalam rekaman CCTV, pelaku sempat menggunakan senjata tajam ke korban. Diketahui pelaku juga mengambil satu nampan penuh berisi tempe goreng dan handphone milik penjaga warteg. Diketahui pelaku berjumlah 4 orang.

januari 2020

Aksi perampokan terjadi di sebuah warteg di Jalan Soelaiman, Petukangan, Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Aksi ini terekam CCTV dan viral di media sosial. Dalam rekaman CCTV, terlihat korban yang sudah selesai makan kemudian mengeluarkan handphone.

Tiga pelaku datang dengan menggunakan senjata tajam. Dua orang pelaku masuk ke dalam warteg untuk mengambil handphone milik korban dan satu orang pelaku mengancam korban dengan senjata tajam.

Korban langsung memberikan handphone kepada pelaku karena merasa takut. Pihak kepolisian berhasil menangkap pelaku. Pelaku diancam dengan pidana sembilan tahun penjara.

sumber : nasional.okezone.com

Comments are closed.